Jika anda sakit di Jepang, anda tetap bisa merasa tenang saat berobat ke rumah sakit jika mengetahui beberapa poin penting.
Di rumah sakit di Jepang, biasanya ada proses pendaftaran dan pengisian formulir wawancara (kuesioner kesehatan). Dengan mengetahui alurnya terlebih dahulu, Anda dapat menjalani proses dengan lebih lancar.
【Cara Mengisi Formulir Pemeriksaan (Monshinhyo)】
Biasanya, anda akan diminta mengisi formulir pemeriksaan (monshinhyo) terlebih dahulu.
Isi yang perlu dituliskan antara lain:
・Gejala (sejak kapan / bagian mana / seberapa sakit)
・Riwayat alergi
・Obat yang sedang dikonsumsi
Anda juga bisa menggunakan aplikasi penerjemah seperti Google Translate atau DeepL untuk menerjemahkan ke dalam bahasa Jepang dan menunjukkannya kepada petugas.
Menjelaskan sambil memperlihatkan layar smartphone juga tidak menjadi masalah.
【Hal yang Perlu Dibawa Saat ke Rumah Sakit】
・Kartu My Number (atau kartu asuransi kesehatan)→ Jika memilikinya, biaya pengobatan umumnya hanya ditanggung 30%
・Uang tunai→ Beberapa klinik kecil hanya menerima pembayaran tunai
・Buku catatan obat (okusuri techo) (jika ada)
【Tentang Reservasi】
Beberapa rumah sakit memerlukan reservasi terlebih dahulu, tetapi jika kondisi anda mendadak memburuk, ada juga rumah sakit yang menerima pasien tanpa reservasi.
【Agar Lebih Tenang Saat Berobat】
Sebelumnya, ada baiknya Anda menanyakan kepada penanggung jawab perusahaan atau senior mengenai lokasi rumah sakit terdekat, jam praktik, dan cara menuju ke sana agar lebih merasa tenang dan siap jika diperlukan.
Jika anda merasa tidak nyaman pergi sendiri, anda juga bisa meminta seseorang untuk menemani.
Komentar
0 komentar
Artikel ditutup - tidak bisa memberikan komentar.